Tips Pembuatan Kartu Undangan

PEMBUATAN KARTU UNDANGAN

  1. Usahakan mulai proses undangan 3 bulan sebelum hari H atau sebelumnya, karena pembuatan kartu undangan melibatkan banyak pihak dan sebaiknya beres 1 bulan sebelum hari H.
  2. Data tamu yang akan diundang untuk menentukan jumlah pesanan kartu undangan.
  3. Jumlah tamu jangan hanya dikira-kira karena kebanyakan bisa meleset. Jangan juga berpikir karena Anda cuma akan mengundang misal 500 pax, maka undangannya cukup 300 pc, tanpa mendata tamu yang akan diundang terlebih dahulu. Cara berhitung terbalik seperti ini sangat riskan kerkurangan undangan di saat-saat terakhir.
  4. Sediakan spare/cadanan 10 persen dari jumlah undangan. Untuk qty>500, minimal sediakan 50 pcs. Kekurangan undangan di kemudian hari setelah acc akan membutuhkan waktu produksi ulang dan biayanya akan lebih mahal.
  5. Semakin banyak undangan, harganya akan bisa lebih murah. Sebaliknya jika undangan yang dibuat sedikit, otomatis harga satuannya akan menjadi lebih mahal. Anda bisa mencoba alternatif undangan blanko atau pun undangan yang lebih simple.
  6. Sesuaikan desain dengan budget Anda yang juga mencerminkan kepribadian pengantin.
  7. Kumpulkan data lengkap CPP dan CPW, kedua orang tua, turut mengundang (jika ada), tempat dan tanggal lokasi pemberkatan/sakramen/akad dan juga resepsi.
  8. Konsultasikan desain dan kata-kata dalam undangan kepada pihak orang tua. Ingat bahwa terutama di budaya Indonesia, tamu yang diundang malah kebanyakan adalah tamu dari pihak orang tua. Karena itu undangan harus juga dapat mengakomodir keinginan orang tua.
  9. Warna dan undangan sebaiknya setema dengan dekor/pakaian pengantin. Namun jika tidak memungkinkan, warna yang senada/cocok ataupun warna-warna netral (krem/emas/silver) bisa juga dijadikan alternatif pilihan.
  10. Jumlah souvenir bisa sama dengan kartu undangan ataupun dilebihkan sedikir. Karena walaupun tidak hadir, sebagian besar tamu akan juga menitipkan angpao dan Anda perlu membalas mereka dengan souvenir.
  11. Cek ulang semua kata-kata dan nama-nama pada undangan. Kesalahan cetak dikarenakan ketidak telitian Anda merupakan tanggung jawab Anda sendiri.
  12. Pastikan bagian mana yang akan difoil (kilap), embos (timbul), jenis bahan yang akan dipakai.
  13. Pastikan item apa saja yang diberikan free oleh vendor undangan, item-item apa saja yang dikenakan biaya tambahan, misal : setting mandarin, charge beda versi.
  14. Cek ulang item-item lain yang dibutuhkan : peta, kartu ucapan terima kasih, kartu tukar souvenir, kartu photobooth, kartu photogroup, kartu meja (untuk resepsi meja/ciaciu), dll. Sebaiknya item-item tersebut diorder berbarengan dengan undangan supaya bisa setema dan bisa dicetak berbarengan untuk menghemat biaya.
  15. Usahakan acc undangan 2 bulan sebelum hari H, karena kebanyakan waktu produksi membutuhkan waktu 3-4 minggu dari acc.
  16. Sementara itu Anda dapat menyiapkan sticker label dan mem-printnya sambil menunggu undangan siap, supaya jika undangan telah siap, Anda pun sudah tinggal langsung menempelkannya.
  17. Bagikan undangan 2 minggu sebelum hari H (untuk dalam kota). Untuk luar kota bisa disiapkan 3-4 minggu sebelum hari H. Jika dibagikan terlalu jauh-jauh hari, orang mungkin saja menjadi lupa. Tapi jangan juga bagikan terlalu mepet karena jika sudah menjelang hari H banyak hal yang masih harus Anda urus.
Jasmine Invitation
Share
This

Rate for this post

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Post a comment